Sebuah Episode di STM SP02-Mks (3/3)
0 komentar Rabu, 27 Juni 2007Ini foto-foto ketika sekolah sedang ultah.
Ada Rexvolution di sana, indentitas diri yang mereka sebut-sebut memberi arti spesial
Menjadi berbeda dengan generasi sebelumnya, dan siap dibedakan oleh generasi sesudahnya pula, begitu hukum alamnya
Come on guys, move on !
Sebuah Episode di STM SP02-Mks (2/3)
0 komentarSeperti laskar pelangi
Kuharapkan mereka menyusuri kehidupan dalam pelukan sang Maha Esa
Yang selalu memberi petunjuk hidup yang semakin keras dan tak peduli pada sesama
Sebuah Episode di STM SP02-Mks (1/3)
0 komentarAda kalanya ketika sendiri, merenungkan memori yang terus saja mengalir
Bak air di sungai ketulusan seorang ayah pada anaknya
Harapanku mereka beranjan menjadi dewasa dengan segala sujud syukur
Dan limpahan rahmat dari Nya untuk hidup lebih baik dan lebih baik lagi
Mengukir episode hidup mereka masing-masing
Bali – Dinas
Kamis, 22 Februari 2007
Well, sampai juga keinginan kelilingin Bali. Rada maksa juga ama bos supaya bisa ikutan dinas tour de Bali ini. Biar aja jadi driver sepanjang tugas, yang penting bisa keliling nuju Baturiti, Nagara, sampai Singaraja segala.
Kenangan ama Pak Wirka, yang akhirnya sampai saat ini jadi sahabat, walau hanya sempat via email dan telpon aja kongkow-nya. Heran, why orang Bali pada baek-baek ya? Mirip ama orang Sunda.
Bali - Kuta
0 komentar Minggu, 18 Februari 2007
Lumayan, begini deh kalau ke Bali aja nunggu ada dinas dulu dari kantor. Dasar pelit ama diri sendiri. He..he..tapi bodo ah, yang penting ku and wife bisa honeymoon honeymoon-an di sini.

Sambil ku ngerjain tugas kantor keliling Bali, ku and wife yang sengaja “kusimpan”, nginep di Kute, bolak-balik tiap malam and sore keliling Pantai dan sekitarnya. Lama-lama bosan juga. Tapi ya senenk aja lah ceritanya. Malam maem sate mulu, karena memang enak and tempatnya juga gak jauh dari penginapan kita.
Satu kenangan tersendiri buat pak Nyoman Suastika yang meminjamkan motornya buat ku kelilingin Denpasar-Kuta. Thanks Bos. Semoga Tuhan balas budi bapak.
Sebenarnya tulisan tentang ini udah telat banget, baru kutulis setelah hampir dua tahun berselang. Ya itung-itung biar fotonya nggak nyecer kemana-mana, aku simpan aja ke folder gratisannya Blogger. Thanks ya mas Google, dirimu baek sekali.

Di pantai kute, hari-hari pertama sih seger juga melihat para turis (numpuk dosa mulu dah).
Tapi hari berikutnya udah mulai negg juga. Udah mulai pingin yang bau-bau wisata alam gitu deh, ke Sangeh misalnya, nggak ke pantai mulu. Sayang banget, wife gak sempat ke sana, kalau ku sih dah beberapa kali ke sini (maksudnya “beberapa kali” ini adalah cuma dua kali, he..he..).



























